Kisah Inspiratif : Rasulullah Manusia Yang Paling Dermawan

Kisah Inspiratif : Rasulullah Manusia Yang Paling Dermawan

Rasulullah merupakan suri tauladan bagi seorang muslim dalam segala hal, dalam hal ini ialah keteladanan beliau dalam menunaikan amal shaleh yang menjadi bagian dalam hidupnya yakni sedekah. Dalam banyak kisah sirah banyak yang menyebutkan betapa dermawannya rasulullah saw, bahkan salah satu sahabat yang hidup pada zaman nabi, Ibnu abbas berkata Rasulullah merupakan orang yang paling dermawan, hal itu berdasarkan sebuah riwayat berikut.

Ibnu Abbas berkata, “Nabi SAW adalah seorang yang paling dermawan terhadap kebaikan di antara manusia. Bahkan beliau nampak kesederhanaannya saat bulan Ramadhan. Sesungguhnya Malaikat Jibril menemuinya pada setiap tahun di bulan Ramadhan. Saat malaikat Jjibril menemuinya, Nabi lebih dermawan terhadap kebaikan daripada angin yang berhembus.”

Jabir pun berkata, “Tidak pernah Rasululllah dimintai sesuatu dan beliau menjawabnya, tidak”

Mengutip dari Islampos.com dikisahkan pada suatu hari Nabi saw, memiliki uang sebanyak delapan dirham, kemudian ia mendatangi penjual pakaian dan belaiu membeli sepotong baju dari penjual tersebut seharga 4 Durham. DIsaat beliau hendak keluar dari tempat penjual pakaian tersebut, seorang anshar berpapasan dengan beliau dan ia berkata kepada rasulullah “ Ya Rasulullah, Berikanlah aku baju, semoga Allah memberimu pakaian surga”.

Nabipun kemudian melepaskan baju milikinya dan memberikannya kepada orang anshar tersebut. Beliaupun kembali lagi ke tempat penjual pakaian tadi dan membeli pakaian lagi dengan harga yang sama yakni empat dirham. Sehingga sisa uang yang beliau hanyalah dua dirha. RAsulpun berjalan keluar meninggalkan took-toko, tiba-tiba dalam perjalanan beliau bertemu dengan seorang budak yang sedan menangis.

Beliau menghampirinya seraya berkata “ Kenapa engkau menangis?”

Wanita itu menjawab, “ Yaa Rasulullah, keluargaku memberiku uang sebesar dua dirham untuk membeli tepung, tapi uang tersebut hilang”.

Nabi pun memberikan sisa uangnya tadi yakni dua dirham untuk menggantikan uang wanita yang hilang tersebut. Setelah uangnya diganti wanita tersebut berkata, “ Aku takut jika mereka akan memukuliku”.

Mendengar perkataan budak tersebut kemudian nabi mengantarkannya ke keluarganya. Setelah sampai didepan rumah budak tersebut, rasululullah mengucapkan salam. Namun, orang yang berada didalam rumah tersebut tak menjawab salam nabi hingga nabi mengucapkan salam ketiga kalinya.

Nabi bertanya kepada orang yang berada didalam rumah , “tidakkah kalian mendengar salam yang pertama?”

Mereka menjawab, “kami mendengarnya, Yaa Rasulullah. Namun kami sengaja ingin mendengarkan salam tambahan darimu. Lalu demi ayah dan ibu kami, untuk apa engkau mengantarkan budak ini?

Nabi menjawab, “aku kasihan pada nasibnya ini, kalian akan memukuli budak ini”.

Pemiliki budak itu kemudian berkata “ Demi Allah, mulai sekarang ia bebas karena ia berjalan denganmu”.

Dermawanmu, Berikan Harapan Bagi Mereka Yang Tak Mampu

Sahabat, Bagaimana ketika membaca kisah diatas, terinspirasi bukan? Nah salah satu hikmah dari kisah tersebut ialah kita harus yakin dan “jangan ragu untuk bertindak sebagai dermawan“.  Ketika ada yang membutuhkan bantuan atau pertolongan kita, maka sebaiknya kita langsung memberikan bantuan dan pertolongan kita sesuai dengan kemampuan kita.

Ketika kita bertindak sebagai dermawan, ada banyak harapan yang mampu sebagian mereka wujudkan dengan sebab sebagian harta yang kita berikan. Ada kaum dhuafa (fakir miskin) yang terbantu, ada akses jalan desa yang memudahkan perjalanan, ada petani yang berdaya dan sejahtera, ada anak yatim dan dhuafa yang mendapat beasiswa, semua itu ada ketika kita menjadi dermawan dan saling membantu dengan sesama.

Yuk menjadi seorang yang dermawan, dan bantu mensejahterakan banyak orang dengan mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk didonasikan kepada mereka yang membutuhkan. Sahabat juga bisa menunaikan Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakafnya di Yayasan Rahmatan Lil-Alamin Jakarta Timur.

Leave a Reply