Mari Mengambil Hikmah Dari Kejadian Bencana Alam

Mari Mengambil Hikmah Dari Kejadian Bencana Alam

“Bencana lagi, bencana lagi, banjir lagi, banjir lagi, baru saja semuanya bersih udah banjir lagi”. Mungkin kita sudah terlalu sering mengungkapkan kata-kata tersebut ketika melihat berita-berita bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita atau bahkan menimpa diri kita sendiri. dengan demikian bagaimanakah cara menyikapi semua kejadian tersebut?

Apakah kejadian-kejadian tersebut hanya ujian dan cobaan saja, sehingga tidak menjadi beban berkepanjangan bagi kita? atau gejala alam yang sudah biasa menimpa seluruh makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini? atau ini adalah sebuah peringatan keras dari Allah swt. atau bahkan Azab bagi kita?

banjir muara gembong bekasi
lokasi banjir di muara gembong bekasi

Semua jawabannya bergantung dari bagaimana kita menyikapi kehadiran sebuah masalah serta kepekaan dalam diri kita ketika hadir sebuah masalah dan juga cara menghadirkan pandangan positif ketika terkena maslah dan musibah. Sebab didalam semua kejadian yang telah Allah swt. takdirkan pasti memiliki banyak hikmah yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran dan motivasi bagi kita dalam menghadapi ujian atau musibah yang bisa terjadi kapan saja dimasa yang akan datang.

Bagi kita semua yang menginginkan ada kemajuan didalam diri kita, maka mencari hikmah dari setiap kejadian yang ada dimuka bumi ini termasuk ketika terjadi bencana alam adalah sebuah keharusan, sebab dengan mencari hikmah kita akan mendapat banyak pelajaran yang berharga serta bisa juga menumbuhkan keimanan, ketaqwaan serta kesabaran dalam diri kita.

Bagi orang yang senantiasa menggunakan akalnya dan open mind pasti ia akan mendapatkan hikmah dari setiap bencana yang melanda dirinya maupun orang-orang disekitarnya. dengan demikian hikmah itu akan menjadi sebuah pembelajaran serta sebuah jalan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah swt.

Begitulah seharusnya kita menyikapi bencana alam yang menimpa diri kita, saudara-saudara serta sahabat-sahabat kita bahkan sanak family kita. Hikmah yang terkandung dalam kejadian-kejadian bencana alam yang men impa kita akan menjadi bahan intopeksi bagi kita dan kemudian menjadi menjadi penggerak hati untuk melangkah kedepan menuju yang lebih baik lagi.

Perlu diketahui serta disadari bahwasannya bencana atau musibah merupakan salah satu cara Allah swt. menguji kita, apakah dengannya akan menjadikan diri kita lebih dekat dengan Allah? atau apakah bisa meningkatakan ketaqwaan serta kesabaran kita? atau malah sebaliknya, kita semakin jauh dari Allah serta menjadi orang yang tidak memiliki ketaqwaan serta kesabaran?

Pada dasarnya bencana selalu memiliki pelajaran multidimensi, dimana dimensi-dimensi tersebut antara lain bencana sebagai ujian, cobaan, serta azab dari Allah swt. yang didatangkan langsung kepada kita. bagi orang-orang yang selalu berpikiran positif, ia selalu berpendapat atau berpandangan bahwasannya setiap musib atau bencana yang terjadi adalah cobaan dan ujian kepada kita.

banjir muara gembong bekasi
keadaan rumah warga yang terkena bencana banjir

Ujian tersebut bisa jadi ujian terhadap keimanan kita atau ujian terhadap kesabaran kita, bahwasannya semua yang terjadi termasuk bencana merupakan sebuah ketetapan Allah swt. dan tidak ada bencana atau musibah-musibah yang terjadi secara kebetulan.

Allah swt. berfirman “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” Ayat diatas menegaskan bahwasannya setiap musibah yang terjadi datang dari Allah swt. sebagai ujian terhadap manusia dan Allah juga akan membantu menyelesaikan semua musibah tersebut.

Adapun hikmah yang dapat kita jadikan sebuah pelajaran serta motivasi dalam kehidupan kita dari kejadian-kejadian bencana alam yang menimpa bumi ini sebagai berikut.

Bencana adalah ujian kesabaran bagi kita.

Kesabaran merupakan salah satu hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang beriman, bahkan Allah swt. berkata seseorang tidak akan masuk surga sebelum kesabarannya diuji sampai ia bisa membuktikan kesabarannya tersebut. Allah swt. berfirman, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar”. QS. Ali-Imran :142.

Adapun kesabaran ini bukanlah hanya menjadi penghias mulut semata, melainkan dibuktika dengan perbuatan yang bisa menjadi bukti atas kesabaran yang kita miliki. Dan perlu disadari bahwasannya bukan orang-orang awam saja yang diberi ujian, para nabi dan rasulpun diuji, sebab sampai hari akhir tiba, Allah akan menguji kesabaran manusia dengan berbagai macam ujian, cobaan dan bencana yang menimpanya.

Seruan untuk mencintai alam dan lingkungan

Alam dan lingkungan merupakan benteng kehidupan bagi setiap makhluk hidup khususnya manusia, jika hal tersebut rusak atau bahkan dirusak maka bersiaplah dengan berbagai bencana yang akan menimpa kita. sebab ketika alam ini telah rusak, hujan yang seharusnya menjadi hal yang kita syukuri akan menjadi sesuatu yang menakutkan, sebab dengan adanya hujan bisa menyebabkan banjir misalnya.

Untuk itu mencintai alam dengan merawat sebaik-baiknya adalah hikmah dari terjadi bencana, sebab bencana itu bisa jadi disebabkan oleh tangan-tangan manusia yang merusak alam seperti melakukan pembalakan liar, membuang sampah semabrangan, membangun gedung-gedung tinggi, pembangunan yang tidak memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan lain sebagainya.

Membuka kesempatan untuk membantu dan berbagi dengan sesama

rpkpeduli bantu korban banjir

Setiap bencana yang terjadi pasti menimbulkan sesuatu hal yang sering dianggap merugikan dari mulai adanya korban, kekurangan makanan bahkan sampai lumpuhnya seluruh aktivitas. Hal tersebut merupakan sebuah kesempatan bagi kita yang mungkin tidak terkena dampak dari bencana yang terjadi untuk membantu para korban yang memerlukan bantuan. Sehingga hal tersebut menjadi ladang amal kebaikan bagi kita semua.

Leave a Reply