✉ rpkmandiri@gmail.com | 📞 021-86905367
Menanam Pohon Sebagai Bentuk Kecintaan terhadap Lingkungan

Menanam Pohon Sebagai Bentuk Kecintaan terhadap Lingkungan

Tanggal 21 November sering diperingati sebagai hari pohon sedunia, dimana hari ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk memperingatkan kembali fungsi dan manfaat dari adanya pohon dalam kehidupan, sehingga penebangan pohon secara liar hingga pembakaran hutan dapat dihentikan dengan gerakan penyadaran yang dilakukan saat ini.

penebangan hutan secara liar berdampak buruk bagi lingkungan.

Seperti yang kita ketahui bahwasannya pembangunan yang dilakukan saat ini sangatlah pesat. Hal ini menyebabkan terjadinya pengurangan ruang hijau yang selama ini menjadi benteng kehidupan. Selain itu hutan juga sebagai paru-paru bumi mengalami pengurangan yang sangat drastis dari tahun ketahunnya. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kebakaran hutan, penebangan liar serta pengalihfungsian lahan.

Lahan-lahan hijau seperti perkebunan dan area pertanian lainnya kini telah beralih fungsi menjadi lahan perindustrian, objek wisata, pusat perbelanjaan, perhotelan, perumahan, hingga jalan tol yang sangat berpengaruh terhadap berkurangnya pohon-pohon yang ada. Sehingga dengan berkurangnya jumlah pohon tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan yang ditandai dengan pencemaran udara dan peningkatan suhu udara.

Keadaan ini diperparah dengan peningkatan jumlah penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil yang menghasilkan zat karbon dan pembangunan rumah dengan menggunakan desain yang kebanyakan menggunakan bahan kaca. Peningkatan suhu pun tak dapat terhindarkan sedangkan pohon yang memiliki fungsi menyerap zat karbon lalu mengolahnya menjadi oksigen kini telah berkurang.

peningkatan suhu yang disebabkan oleh penambahan jumlah penggunaan kendaraan bermotor yang tinggi.

Berdasarkan pernyataan dari NASA menyebutkan bahwa suhu Bumi saat ini mengalami poeningkatan yang cukup drastis mencapai kurang lebih 7º C, lebih panas dari lima ribu tahun silam. Selain itu NASA juga memperkirakan akan adanya penaikan suhu Bumi hingga 6º C pada abad berikutnya. Penaikan suhu ini jelas sangat berbahaya bagi kehidupan manusia, karena dapat mendatangkan berbagai musibah dan penyakit.

Melihat keadaan ini, perlu adanya gerakan penghijaun kembali dengan menanamkan banyak pohon dengan skala besar dimuka Bumi ini. dimana penghijauan ini ditujukan untuk menyadarkan kembali masyarakat bahwa pohon ini sangatlah penting dalam kehidupan ini. sehingga kedepannya masyarakat dapat bahu membahu dalam menjaga alam ini dengan mengurangi aktivitas yang dapat menyebabkan berkurangnya jumlah pohon.

Begitupun daerah perkotaan yang memiliki populasi penduduk tinggi serta penggunaan kendaraan motor yang juga tinggi menyebabkan polusi udara semakin tinggi, sebab itu untuk menyerap udara kotor yang disebabkan oleh kendaraan bermotor maka penghijauan harus dilakukan secara besar dan berkelanjutan.

Gerakan menanam pohon

Pohon adalah pelindung kehidupan bagi manusia maupun makhluk lainnya. Jika pohon semakiin hari semakin berkurang maka kehidupan itu sendiri akan terancam. Melihat keadaan yang terjadi saat ini dimana jumlah pohon semakin hari semakin berkurang sebagai dampak dari aktivitas manusia dari awal pembangunan kota sampai penebangan liar. Maka perlu adanya sebuah gerakan penyadaran akan fungsi pohon dalam kehidupan.

Gerakan sejuta pohon sebagai solusi dari berkurangnya jumlah pohon di Bumi ini diharapkan mampu menambah jumlah pohon di Bumi serta juga dapat menyadarkan manusia akan pentingnya pohon bagi kehidupan. Sebagai gerakan cinta lingkungan, penanaman pohon juga diharapkan bisa menjaga kehidupan pada generasi yang akan datang.

Perlu diketahui juga bahwasaanya satu pohon yang kita tanam di Bumi ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan ini. sebab itu gerakan sejuta pohon ini perlu di masyaraktkan agar kita semua dapat menanam pohon sehingga dengan menanam pohon ini berarti kita sedang menjaga Bumi dari berbagai bahaya yang bisa mengancam kapan saja.

Manfaat penanaman pohon ini, selain dapat mengolah zat karbon menjadi oksigen juga dapat mengurangi resiko terjadinya banjir saat musim hujan tiba, hal itu dikarenakan pohon dapat melakukan penyerapan air secara alami, jadi semaklin banyak pohon yang kita tanam maka semakin banyak juga daerah resapan air yang tersedia.

Leave a Reply

Close Menu